Ternyata Istri Yang Cendekia Memasak Jadi Penyebab Utama Perut Suami Yang Makin Buncit Sesudah Menikah
Coba deh lihat papa, om, pakde, mas kau yang tadinya punya perut rata, tapi tiba-tiba berubah jadi gembul sehabis menikah. Pernah nggak bertanya-tanya kenapa kebanyakan pemuda sehabis menikah biasanya diikuti dengan perubahaan fisik yang ialah perut yang lebih buncit?
Sebelum kau menyimak cara membasminya, ini nih hipotesis versi lucu-lucuan kami di Hipwee Wedding, kenapa hal semacam itu dapat terjadi.
Kalau kata orang-orang mah, pemuda yang sudah menikah perutnya semakin buncit alasannya “susunya pas”
Yah, jangan diartikan secara harafiah juga sih ya. “Pas susunya” dapat juga mengacu pada kehidupan yang dirasa sudah “pas” dan nyaman. Rasa nyaman dapat muncul dari kebahagiaan yang ditimbulkan oleh sang Istri, di dalam dan di luar kamar pengantin ;).
Memiliki pasangan hidup saja niscaya rasanya sudah melengkapi kehidupan, apalagi bila disertai dengan kehidupan seks yang sehat. Mungkin juga si suami sudah merasa nyaman dengan keadaan hidupnya secara umum di rumah dan di kantor. Inilah yang kemudian menciptakan perut si suami menjadi buncit sehabis menikah.
Mungkin juga alasannya sehabis menikah, segala macamnya sudah ada yang meladeni, gerak fisik jadi semakin minim
Bisa juga perut seorang laki-laki menjadi semakin buncit alasannya gerak fisik yang semakin minim sehabis menikah. Gimana nggak minim gerak kalau segala macamnya sudah disediakan oleh sang istri tercinta. Dulu waktu masih bujang mah masak sendiri, nyuci sendiri, setrika sendiri, bersih-bersih kos sendiri, dan segala macamnya. Setelah menikah, mau pakai baju saja sudah pribadi disiapkan oleh sang istri sampai ke
benda-benda kecil ibarat celana dalam dan kaos kaki. Wajar sih kalau laki-laki perutnya semakin buncit sehabis menikah.
Ketika bujang, hampir semua laki-laki niscaya lebih memperhatikan tampilannya demi menarik pasangan. Tentunya hal tersebut akan dilupakan oleh para laki-laki sehabis mendapat seorang istri. Buat apa sih tampil terlalu menarik, toh nggak ada yang coba ditarik lagi di luar sana. Sedikit salah kaprah sih sifat laki-laki yang satu ini, tapi memang begitu kenyataannya kok bagi sebagian besar pria.
Faktor umur juga dapat sih, semakin renta metabolisme badan semakin rendah. Gendut deh!
Nggak cuma untuk laki-laki saja, tapi metabolisme semua orang niscaya akan semakin menurun sembari bertambahnya umur. Kebanyakan laki-laki pastinya menikah di umur yang mapan, yaitu di selesai 20an sampai awal 30an. Di masa-masa ini juga lah laki-laki biasanya mengalami penuruan kadar metabolisme. Bahkan berdasarkan penelitian, laki-laki biasanya mengalami penuruan kadar metabolisme di umur yang cukup muda yaitu 25 tahun. Turunnya kadar metabolisme menciptakan badan semakin lambat dalam memproses lemak dan menumbuhkan otot, sehingga perut buncit pun gampang terbentuk.
Tapi, mentang-mentang sudah menikah bukan berarti perut buncit boleh dibiarkan saja lho!
Meskipun perut buncit bukan dilema bagi sebagian besar pria, tentunya perut yang rata dan sehat akan lebih baik bagi dirimu dan istrimu. Ketika kau mengharapakan istri yang selalu tampil bagus dan merawat penampilannya, tentunya kau juga wajib merawat dirimu sebaik mungkin. Selain ini, menjaga semoga perut tidak buncit juga dapat membawah banyak efek positif dalam hidupmu ibarat hidup yang lebih sehat, minim resiko serang jantung, sampai hal-hal kecil ibarat lebih gampang dalam menentukan baju.
Intinya, hidup yang sudah semakin nyaman sehabis menikah mengakibatkan faktor utama kenapa banyak laki-laki yang kemudian berperut buncit. Meskipun begitu, alangkah baiknya bila kau mencegah timbulnya perut buncit semoga hidup tidak saja nyaman tapi juga sehat.
sumber : hipwee.com


0 Response to "Ternyata Istri Yang Cendekia Memasak Jadi Penyebab Utama Perut Suami Yang Makin Buncit Sesudah Menikah"
Post a Comment